Pendidikan 2 menit baca 18 dilihat Featured

50 Mahasiswa Unimed Terjunkan Bantu Pemulihan Pascabencana di Langkat

Arumi Nasha Razeta
02 March 2026 03:57 WIB

2 Mar 2026 - Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) diterjunkan untuk membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dimulai sejak 28 Februari 2026 dan berlangsung hingga 7 Maret 2026 di sejumlah desa terdampak di Kecamatan Bahorok dan Sei Lepan.

Menurut keterangan resmi Humas Unimed, pengerahan mahasiswa ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik pemulihan bencana yang digagas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Teknik Unimed. Mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, antara lain pembersihan material longsor di badan jalan desa, pembuatan tanggul sementara dari karung pasir, distribusi logistik bantuan, serta pendataan kebutuhan dasar warga terdampak. Tim juga memberikan penyuluhan kesehatan dan pencegahan penyakit pascabencana kepada masyarakat.

Bencana banjir dan longsor melanda wilayah Langkat sejak pertengahan Februari 2026 akibat curah hujan ekstrem selama beberapa hari berturut-turut. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat mencatat sedikitnya 12 desa terdampak, dengan ribuan warga mengungsi dan ratusan rumah rusak ringan hingga berat. Akses jalan utama di beberapa titik sempat terputus, sehingga distribusi bantuan sempat terhambat sebelum jalur darurat dibuka kembali.

Keberadaan mahasiswa Unimed mendapat sambutan positif dari warga dan pemerintah setempat. Koordinasi dilakukan bersama BPBD Langkat, Dinas Sosial, serta kepala desa setempat untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai kebutuhan prioritas. Mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang ditempatkan di lokasi berbeda guna mempercepat pemulihan infrastruktur dasar dan mendukung proses evakuasi barang milik warga.

Hingga pagi 2 Maret 2026, tim mahasiswa Unimed telah menyelesaikan pembersihan di dua titik utama longsor di Desa Semangat dan Desa Buluh Duri. Distribusi paket sembako dan obat-obatan juga telah menjangkau ratusan kepala keluarga. Pemantauan kesehatan tim terus dilakukan oleh tenaga medis pendamping, sementara logistik pendukung seperti tenda, makanan, dan alat pelindung diri dipastikan mencukupi hingga akhir kegiatan. Unimed menyatakan akan terus mengevaluasi dampak program ini untuk pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
di mahasiswa unimed desa langkat 2026 kegiatan
Bagikan Artikel