11 Mar 2026 - Banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir dan menyebabkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia. Bencana hidrometeorologi tersebut juga mengakibatkan ribuan warga terdampak serta memaksa ratusan orang mengungsi dari rumah mereka di sejumlah daerah.
Berdasarkan laporan lembaga pemantauan bencana regional dan otoritas penanggulangan bencana, peristiwa banjir dan longsor terjadi sejak akhir pekan lalu setelah hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur sejumlah provinsi. Wilayah yang terdampak meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Data sementara menunjukkan korban jiwa tercatat di beberapa daerah berbeda. Empat korban dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sementara tiga korban lainnya ditemukan di wilayah Jember dan Pasuruan, Jawa Timur. Selain korban meninggal, laporan awal juga menyebutkan masih terdapat beberapa orang yang dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.
Hujan deras yang terjadi selama beberapa hari memicu meluapnya sejumlah sungai serta menyebabkan tanah di kawasan perbukitan menjadi labil. Kondisi tersebut memicu terjadinya longsor yang menimpa permukiman warga di beberapa lokasi. Di sejumlah daerah, material tanah dan lumpur dilaporkan menutup akses jalan dan merusak rumah penduduk.
Dampak banjir juga dilaporkan cukup luas di kawasan perkotaan. Di wilayah Jakarta, ratusan rukun tetangga dilaporkan sempat terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga lebih dari satu meter. Beberapa ruas jalan utama juga sempat terendam sehingga mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas kendaraan.
Sementara itu, banjir di Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan memengaruhi ribuan penduduk setelah curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara yang disediakan pemerintah daerah dan relawan kebencanaan.
Di Jawa Timur, selain korban jiwa, angin kencang yang menyertai cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat tertimpa pohon atau material bangunan yang terbawa angin.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah di berbagai wilayah terdampak bersama aparat TNI, Polri, dan relawan melakukan evakuasi warga serta pendataan kerusakan. Tim di lapangan juga melakukan pembersihan material longsor dan membuka akses jalan yang sempat tertutup.
Hingga Rabu, sejumlah daerah masih berada dalam status siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Otoritas setempat mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan kondisi bencana.
Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Jawa, Tujuh Tewas
Arumi Nasha Razeta
11 March 2026 03:31 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
di
sejumlah
wilayah
jawa
beberapa
banjir
longsor