Bisnis 2 menit baca 23 dilihat

Garuda Indonesia Tunda Penerbangan Rute Timur Tengah Dampak Konflik Iran

Arumi Nasha Razeta
02 March 2026 03:51 WIB

2 Mar 2026 - PT Garuda Indonesia (Persero) menangguhkan sementara penerbangan dari dan menuju Doha, Qatar, mulai 28 Februari 2026 hingga pemberitahuan lebih lanjut. Penangguhan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul penutupan sementara wilayah udara Qatar akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pascaserangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi maskapai pada 1 Maret 2026, dengan penekanan bahwa keselamatan dan keamanan operasional penerbangan menjadi prioritas utama. Rute Jakarta-Doha yang dioperasikan Garuda Indonesia terdampak langsung, termasuk penerbangan GA900 keberangkatan dari Soekarno-Hatta dan GA901 kedatangan. Maskapai menyatakan bahwa rute internasional lainnya tetap beroperasi normal dan tidak melintasi wilayah udara yang terdampak konflik.

Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Qatar, Iran, Irak, Kuwait, dan Bahrain, menyebabkan gangguan luas pada lalu lintas penerbangan sipil. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sejumlah penerbangan rute Timur Tengah mengalami pembatalan atau penundaan, termasuk yang dilayani maskapai asing seperti Qatar Airways, Emirates, dan Etihad Airways. Data sementara dari pengelola bandara mencatat belasan hingga puluhan penerbangan terdampak pada 1 Maret 2026, memengaruhi ribuan penumpang yang berencana bepergian ke atau dari kawasan tersebut.

Gangguan ini juga berdampak pada penumpang yang transit melalui hub-hub Timur Tengah, termasuk mereka yang menuju Arab Saudi untuk keperluan umrah atau bisnis. Garuda Indonesia mengimbau penumpang terdampak untuk memeriksa status penerbangan melalui contact center 24 jam atau situs resmi maskapai guna mendapatkan informasi terkini serta opsi penjadwalan ulang atau pengembalian dana.

Hingga pagi 2 Maret 2026, operasional rute Doha tetap ditangguhkan sementara pemantauan situasi keamanan kawasan terus dilakukan. Garuda Indonesia menyatakan akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan terkait serta pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran operasional begitu wilayah udara dibuka kembali. Situasi di bandara-bandara Indonesia dilaporkan kondusif meski sejumlah penumpang mengalami penyesuaian perjalanan akibat pembatalan rute tersebut.

Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta

Administrator di Berita Trending

Kata Kunci
penerbangan indonesia rute garuda timur tengah 2026
Bagikan Artikel