11 Mar 2026 - Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Jakarta dan sejumlah daerah di Provinsi Banten dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di berbagai titik permukiman warga. Genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan utama, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta lalu lintas kendaraan.
Berdasarkan laporan otoritas penanggulangan bencana dan pemerintah daerah, banjir terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah Jabodetabek dan Banten sejak awal pekan. Di beberapa lokasi, air mulai menggenangi permukiman sejak malam hari setelah sistem drainase dan aliran sungai tidak mampu menampung debit air hujan yang meningkat.
Di Jakarta, genangan dilaporkan muncul di sejumlah wilayah permukiman, termasuk di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Ketinggian air bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga mendekati satu meter di beberapa titik rendah. Sejumlah warga dilaporkan sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara petugas gabungan melakukan evakuasi serta pemantauan kondisi di lapangan.
Banjir juga mempengaruhi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota. Beberapa kendaraan dilaporkan terhambat melintas akibat genangan air, sementara petugas dari dinas terkait melakukan pengaturan arus lalu lintas serta penyedotan air di titik-titik genangan.
Di Provinsi Banten, banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Serang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Curah hujan yang tinggi dalam waktu relatif singkat menyebabkan sungai meluap dan menggenangi rumah warga di kawasan bantaran sungai. Sebagian warga dilaporkan terpaksa mengungsi sementara ke fasilitas umum seperti balai desa dan tempat ibadah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Pulau Jawa. Kondisi atmosfer yang labil serta meningkatnya aktivitas sistem cuaca regional disebut meningkatkan peluang terjadinya hujan intensitas tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
Selain faktor curah hujan, kepadatan permukiman serta terbatasnya kapasitas drainase di kawasan perkotaan juga menjadi faktor yang mempercepat terjadinya genangan ketika hujan turun dalam waktu lama. Di sejumlah wilayah, air juga dipengaruhi oleh kiriman dari daerah hulu sungai yang mengalir menuju kawasan hilir.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas sumber daya air, serta aparat gabungan terus melakukan pemantauan kondisi banjir di berbagai titik terdampak. Upaya penanganan dilakukan melalui penyedotan air, pembukaan saluran drainase yang tersumbat, serta distribusi bantuan bagi warga yang terdampak.
Hingga Rabu siang, sebagian wilayah yang sebelumnya terendam mulai mengalami penurunan ketinggian air. Meski demikian, otoritas setempat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan kondisi banjir.
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakarta dan Banten
Arumi Nasha Razeta
11 March 2026 03:34 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
di
hujan
air
banjir
sejumlah
serta
wilayah