12 Mar 2026 - Indonesia dan Australia memperluas kerja sama keamanan regional di kawasan Indo-Pasifik melalui peningkatan koordinasi pertahanan, dialog strategis, serta penguatan latihan militer bersama antara kedua negara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat stabilitas kawasan di tengah dinamika geopolitik yang berkembang di wilayah Asia-Pasifik.
Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan tingkat menteri pertahanan yang berlangsung di Jakarta pada pekan ini. Pertemuan tersebut menindaklanjuti sejumlah kesepakatan bilateral yang sebelumnya telah disepakati kedua negara, termasuk perjanjian keamanan bersama yang ditandatangani awal 2026. Perjanjian itu menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam koordinasi keamanan dan konsultasi bersama apabila menghadapi ancaman yang berpotensi memengaruhi stabilitas regional.
Pemerintah Australia menyatakan hubungan pertahanan dengan Indonesia merupakan salah satu kemitraan strategis paling penting di kawasan. Melalui kerja sama tersebut, kedua negara berkomitmen meningkatkan interoperabilitas militer, memperluas program pelatihan, serta memperkuat pertukaran informasi keamanan.
Selain itu, kedua negara juga terus mengembangkan implementasi Defence Cooperation Agreement yang sebelumnya disepakati sebagai kerangka kerja utama bagi kegiatan militer bersama. Kerja sama tersebut mencakup latihan gabungan, pendidikan militer, hingga peningkatan koordinasi dalam penanganan bencana dan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas militer bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Australian Defence Force (ADF) meningkat melalui latihan gabungan lintas matra, termasuk operasi udara, laut, dan darat. Latihan tersebut melibatkan ribuan personel militer dari kedua negara dan bertujuan meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan keamanan regional.
Selain kerja sama bilateral, Indonesia dan Australia juga membuka peluang penguatan kemitraan keamanan yang lebih luas di kawasan Indo-Pasifik. Sejumlah forum kerja sama pertahanan regional yang melibatkan negara mitra, termasuk Papua Nugini, telah dibahas dalam pertemuan trilateral para menteri pertahanan yang digelar sebelumnya. Forum tersebut difokuskan pada peningkatan kesadaran domain maritim, bantuan kemanusiaan, serta penanganan bencana di kawasan.
Hubungan keamanan antara Indonesia dan Australia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan peningkatan intensitas. Kedua negara menegaskan kerja sama pertahanan diarahkan untuk mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik tanpa mengarah pada pembentukan aliansi militer formal.
Hingga pertengahan Maret 2026, pemerintah kedua negara masih melanjutkan pembahasan teknis mengenai implementasi sejumlah program kerja sama keamanan yang telah disepakati, termasuk agenda dialog pertahanan lanjutan serta latihan militer bersama yang dijadwalkan berlangsung dalam tahun ini.
Indonesia dan Australia Perluas Kerja Sama Keamanan Regional Indo-Pasifik
Arumi Nasha Razeta
12 March 2026 16:04 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
kerja
keamanan
sama
negara
di
militer
kedua