11 Mar 2026 - Lebih dari 200 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tim pencarian dan pertolongan bekerja menyisir area longsoran sejak peristiwa terjadi pada Minggu (8/3) hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan. Personel gabungan bekerja secara bergantian untuk mempercepat proses evakuasi korban yang diduga tertimbun material longsoran sampah di zona operasional TPST Bantargebang.
Longsor terjadi di zona 4 kawasan TPST Bantargebang sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, area tersebut sedang dipenuhi aktivitas truk pengangkut sampah dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, termasuk pemulung serta pekerja di warung sekitar tempat pembuangan sampah. Runtuhan material sampah yang tinggi dan tidak stabil menimbun sejumlah orang dan kendaraan yang berada di area tersebut.
Dalam proses pencarian, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan berat seperti ekskavator untuk membuka timbunan sampah. Selain itu, tim juga menggunakan anjing pelacak K9 serta drone dengan sensor termal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban yang diduga berada di bawah material longsoran. Upaya pencarian dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi timbunan sampah yang masih labil dan berpotensi mengalami pergeseran.
Berdasarkan data yang dihimpun dari tim di lapangan, total terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah tersebut, tujuh orang ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran sampah, sementara enam orang lainnya berhasil selamat setelah dievakuasi oleh petugas.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah warga mendekati area berbahaya. Aparat kepolisian bersama petugas pengelola TPST menutup sementara zona yang mengalami longsor agar proses pencarian dapat berlangsung dengan aman.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengingatkan potensi longsor susulan di lokasi kejadian. Stabilitas timbunan sampah dinilai masih labil, terutama karena wilayah Jabodetabek masih berpotensi diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan. Petugas di lapangan diminta menerapkan protokol keselamatan secara ketat selama operasi berlangsung.
TPST Bantargebang merupakan fasilitas pengelolaan sampah terbesar yang menampung sebagian besar sampah dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Setiap hari, ribuan ton sampah diangkut ke kawasan tersebut menggunakan ratusan truk dari berbagai wilayah ibu kota.
Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan oleh tim SAR gabungan. Otoritas terkait kemudian melanjutkan penataan area longsoran serta evaluasi terhadap sistem pengelolaan dan keamanan timbunan sampah di kawasan TPST Bantargebang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Lebih 200 Personel Terlibat Evakuasi Korban Longsor TPA Bantargebang
Arumi Nasha Razeta
11 March 2026 03:35 WIB
Tentang Penulis
Arumi Nasha Razeta
Administrator di Berita Trending
Kata Kunci
sampah
di
korban
pencarian
bantargebang
tpst
longsor